Jefri Setiawan
Universitas Jember
Moch. Saleh
Universitas Jember
Lilis Yuliati
Universitas Jember
DOI:
ABSTRACT
Unemployment is a situation where there is an imbalance between the demand for labor and the supply of labor in the labor market. Public welfare is reduced due to the large number of unemployed. This study aims to determine the effect of GRDP, Population, and District Minimum Wage variables on the Open Unemployment Rate in East Java Province from 2009 to 2015. This research is motivated by the high unemployment rate in East Java Province. To determine and answer the research questions, a regression analysis method using panel data was used. Data obtained from the Central Statistics Agency (BPS) in the form of time series and cross-sectional data. The data includes the Open Unemployment Rate, GRDP, Population, and Minimum Wage in East Java Province. Based on the panel data selection, the best data was obtained using the Fixed Effect Model (FEM). The results of the panel data regression analysis using the FEM model indicate that GRDP and population have a significant negative effect on the unemployment rate in East Java Province. Meanwhile, the Minimum Wage has no significant effect on the unemployment rate in East Java Province. This research reveals that GRDP, population, and the minimum wage significantly influence the open unemployment rate in East Java Province. This allows the government to innovate or create jobs to reduce unemployment.
Keywords: Influence of GRDP, Population, Minimum Wage, Fixed Effect (FEM)
ABSTRAK
Pengangguran merupakan suatu keadaan dimana terdapat ketimpangan antara permintaan tenaga kerja dan
penawaran tenaga kerja dalam pasar tenaga kerja. Kesejahteraan masyarakat berkurang dikarenakan banyaknya
jumlah pengangguran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel PDRB, Jumlah Penduduk
dan Upah Minimum Kabupaten terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Provinsi Jawa Timur Tahun 2009-
2015. Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya tingkat pengangguran di Provinsi Jawa Timur. Untuk
megetahui dan menjawab rumusan masalah dalam penelitian ini digunakan metode analisis regresi dengan
menggunakan data panel. Data diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) berbentuk data time series dan cross
section, data tersebut meliputi data Tingkat Pengangguran Terbuka, PDRB, Jumlah Penduduk, dan UMK di
Provinsi Jawa Timur. Berdasarkan pemilihan data panel, diperoleh data terbaik dengan model Fix Effect
(FEM). Hasil analisis regresi data panel menggunakan model FEM menunjukkan bahwa PDRB dan jumlah
penduduk berpengaruh negatif signifikan terhadap tingkat pengangguran di provinsi Jawa Timur. Sementara
UMK tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran di provinsi Jawa Timur. Dengan
penelitian ini bisa mengetahui bahwa PDRB, Jumlah Penduduk, dan UMK sangat berpengaruh terhadap
Tingkat Pengangguran Terbuka di Provinsi Jawa Timur dengan begitu Pemerintah bisa memberi inovasi atau
membuat lapangan pekerjaan agar pengangguran bisa berkurang.
Kata Kunci : Pengaruh PDRB, Jumlah Penduduk, UMK, Fixed Effect (FEM)
Published
15-03-2017
Issue
Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal Ekuilibrium Universitas Jember
Pages
31-37
License
Copyright (c) 2017 Jurnal Ekuilibrium Universitas Jember
How to Cite
Setiawan, J., Saleh, M., & Yuliati, L. (2017). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengangguran di Provinsi Jawa Timur tahun 2009–2015. Jurnal Ekuilibrium, 1(1). p.31-37