Shine Elverda
Universitas Jember
DOI: https://doi.org/10.19184/jek.v9i2.53697
ABSTRACT
This study aims to analyze the effects of tourist arrival growth, tourism receipts, trade openness, and education on poverty levels in the ASEAN-5 countries between 2000 and 2023. Poverty remains a major challenge in the ASEAN-5 countries (Indonesia, Malaysia, the Philippines, Thailand, and Vietnam), despite the region's considerable economic potential, particularly in the tourism and trade sectors. The analysis was conducted using secondary data obtained from the World Bank and the United Nations Development Programme (UNDP), which were processed using E-Views 12 software. The results indicate that tourist arrivals have a positive and significant effect on poverty, while tourism receipts and trade openness have a negative and significant effect on poverty. These findings highlight the importance of ensuring an equitable distribution of economic benefits so that these sectors can effectively contribute to poverty reduction.
In addition, mean years of schooling was found to have a negative but insignificant effect on poverty, underscoring the role of education in improving the quality of human resources. This study provides policy recommendations to maximize the potential of tourism and trade in an inclusive and sustainable manner to support poverty alleviation in the ASEAN-5 region.
Keywords: Poverty, Tourism, Trade Openness, Mean Years of Schooling.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan kunjungan wisatawan, penerimaan pariwisata, keterbukaan perdagangan dan pendidikan terhadap tingkat kemiskinan di ASEAN-5 antara tahun 2000 hingga 2023. Tingkat kemiskinan di negara-negara ASEAN-5 (Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam) masih menjadi tantangan besar meskipun kawasan ini memiliki potensi ekonomi yang besar, khususnya dari sektor pariwisata dan perdagangan. Analisis dilakukan dengan menggunakan data sekunder dari World Bank dan United Nations Development Programme dan diolah menggunakan perangkat lunak E-Views 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kunjungan wisatawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan, sedangkan penerimaan pariwisata dan keterbukaan perdagangan memiliki pengaruh negatif dan signifikan. Temuan ini menekankan pentingnya distribusi manfaat ekonomi yang merata agar sektor-sektor tersebut benar-benar berdampak pada pengentasan kemiskinan. Selain itu, rata-rata lama sekolah juga ditemukan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan, menegaskan peran pendidikan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini memberikan rekomendasi kebijakan untuk memaksimalkan potensi pariwisata dan perdagangan secara inklusif dan berkelanjutan dalam rangka pengurangan kemiskinan di kawasan ASEAN-5.
Keywords: Kemiskinan, Pariwisata, Keterbukaan Perdagangan, Rata-rata Lama Sekolah
Published
29-11-2025
Issue
Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Ekuilibrium Universitas Jember
Pages
106-115
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ekuilibrium Universitas Jember
How to Cite
Elferda. S. (2025) Analisis Pengaruh Pariwisata, Keterbukaan Perdagangan dan Pendidikan Terhadap Tingkat Kemiskinan di ASEAN-5. Jurnal Ekuilibrium Universitas Jember, 9(2), 106-115