Luthfi Qolbiyah
Universitas Jember
Fivien Muslihatinningsih
Universitas Jember
Yulia Indrawati
Universitas Jember
DOI: https://doi.org/10.19184/jek.v9i1.53688
ABSTRACT
Population growth that is not accompanied by corresponding employment opportunities can lead to the occurrence of brain drain. The purpose of this study is to analyze the effects of the Provincial Minimum Wage (UMP), employment opportunities, and poverty on brain drain across six regions in Indonesia during the period 2011–2021. This study employs an explanatory research approach using panel data regression analysis, which includes model selection tests, statistical tests, and classical assumption tests. The analysis was conducted using EViews 12 software. The data used in this study are secondary data obtained from the official publications of the Indonesian Migrant Workers Protection Agency (BP2MI) and the Central Statistics Agency (BPS). Based on the model selection tests, including the Chow test, Hausman test, and Lagrange Multiplier test, the Random Effect Model (REM) was selected as the most appropriate model. The results indicate that the Provincial Minimum Wage (UMP), employment opportunities, and poverty jointly influence brain drain in the six regions of Indonesia. Individually, the Provincial Minimum Wage (UMP) has a negative and significant effect on brain drain. Employment opportunities have a negative but insignificant effect on brain drain. Likewise, poverty has a negative and insignificant effect on brain drain.
Keywords: Brain Drain, Provincial Minimum Wage (UMP), Employment Opportunities, Poverty.
ABSTRAK
Jumlah penduduk terus meningkat tanpa diikuti dengan kesempatan kerja yang selaras dapat menyebabkan terjadinya Brain Drain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Upah Minimum Provinsi (UMP), kesempatan kerja, dan kemiskinan terhadap Brain Drain 6 wilayah di Indonesia pada tahun 2011-2021. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah eksplanatory research menggunakan analisis regresi data panel yang mencakup uji kesesuaian model, uji statistik, uji asumsi klasik, uji statistik. Penelitian ini menggunakan alat bantu berupa Eviews 12. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diambil dari publikasi resmi Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Berdasarkan uji kesesuaian model dengan uji chow, uji hausman, dan uji lagrange multiplier menunjukkan bahwa random effect model menjadi model yang terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Upah Minimun Provinsi (UMP), kesempatan kerja, dan kemiskinan secara bersama dapat mempengaruhi Brain Drain 6 wilayah di Indonesia. Upah Minimum Provinsi (UMP) sendiri memiliki hubungan negatif dan berpengaruh signifikan terhadap Brain Drain. Kesempatan kerja memiliki hubungan negatif dan tidak berpengaruh terhadap Brain Drain. Kemiskinan memiliki hubungan negatif tidak berpengaruh terhadap Brain Drain.
Keywords: Brain Drain, Upah Minimum Provinsi (UMP), Kesempatan Kerja, Kemiskinan
Published
14-04-2026
Issue
Vol. 9 No. 1 2025: Jurnal Akuntansi Universitas Jember
Pages
42-54
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ekuilibrium Universitas Jember
How to Cite
Qolbiyah, Lutfhi., Muslihatinningsih, Fivien., Indrawati, Yulia. (2025). DETERMINAN BRAIN DRAIN DI INDONESIA (STUDI KASUS 6 WILAYAH TERTINGGI). Jurnal Ekuilibrium Universitas Jember, 9(1), 42-54.
https://doi.org/10.19184/jek.v9i1.53688