Gita Triya Ratnasari
Universitas Jember
Sunlip Wibisono
Universitas Jember
Anifatul Hanim
Universitas Jember
DOI:
ABSTRACT
Recent paradigm development at this time is that human of quality human resourceswhich is measured by the Human Development Index. There are two sectors that need to be considered by the government in efforts to expand the opportunities of its citizens to achieve a standard lifeable, namely education and health. The aim of this study was to determine the effect of variable government budget sector of education and health of the human development index, in the region of Ex Besuki residency in 2006-2017. The results showed that variable government spending affect positively the health sector and significant impact on HDI at α value by 5 percent. This suggests that the increased level of health will boost the quality of human resources, improving labor productivity, which in turn will create economic improvement of society. Government expenditure variable positively influence the education sector and not significant to the IPM on the value of α by 5 percent. This is because government spending for the education sector is essentially an investment in human capital, is a much longer-term investment, so the result is not immediately be felt today. But it takes time and the process to be able to enjoy the results of the investment.
ABSTRAK
Paradigma yang berkembang pada saat ini adalah pembangunan manusia dilhat dari kualitas sumber daya manusia yang diukur melalui Indeks Pembangunan Manusia.Ada dua sektor yang perlu diperhatikan oleh pemerintah sehubungan dengan upaya memperluas kesempatan penduduknya untuk mencapai taraf hidup layak yaitu kesehatan dan pendidikan Tujuan penelitian ini adalah mengetahui besarnya pengaruh variabel anggaran belanja pemerintah disektor kesehatan dan pendidikan terhadap indeks pembangunan manusia, di wilayah Eks Karesidenan Besuki tahun 2006 -2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengeluaran pemerintah sektor kesehatan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap IPM pada nilai α sebesar 5 persen. Hal ini menunjukkan bahwa meningkatnya taraf kesehatan akan mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, meningkatkan produktivitas tenaga kerja yang pada akhirnya akan menciptakan perbaikan ekonomi masyarakat. Variabel pengeluaran pemerintah sektor pendidikan berpengaruh secara positif dan tidak signifikan terhadap IPM pada nilai α sebesar 5 persen.Hal ini disebabkan karena Belanja pemerintah sektor pendidikan yang hakikatnya adalah investasi di bidang human capital, merupakan investasi yang sifatnya jangka panjang sehingga hasilnya tidak langsung dapat dirasakan saat ini juga. Akan tetapi butuh waktu dan proses untuk bisa menikmati hasil dari investasi tersebut.
REFERENCES
Arsyad, Lincolin. 2010. EkonomI Pembangunan.Yogyakarta: STIM YKPN.
Faizal. 2017. Analisis Faktor- Faktor Yang
Mempengaruhi IndeksPembangunanManusiadi Provinsi Lampung tahun 2003-2012.Fakultas Ekonomi dan Bisnis.Universitas Negeri Lampung.
Gujarati, Damodar.1995. Ekonometrika Dasar.AlihBahasaSumarno Zain.Erlangga : Jakarta.
Mankiw, N.Gregory. (2008).MAKRO EKONOMI. Jakarta: Erlangga.
Maryani,Nurul . 2015. Analisis Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Jateng.Economics Development Analysis Journal.Universitas Negeri Semarang.
Maryunani & Sutikna, 2007. AnalisisPotensi Dan Daya Saing Kecamatan SebagaiPusat Pertumbuhan Di Satuan Wilayah Pengembangan (SWP)Kabupaten Malang. Journal Of Indonesian Applied Economics.Vol 1. No 1:1-17. Universitas Muhammadiyah Malang dan Universitas Brawijaya.
Rahayu, Eta & Eko Budi Santoso. 2014. Penentuan Pusat-Pusat Pertumbuhan dalam Pengembangan Wilayah Di Kabupaten Gunung Kidul. Jurnal Teknik POMITS ISSN 2337-3539.vol.3, No.2. Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya
Priyatno, Duwi. 2009. SPSS “Untuk Analisis Korelasi, Regresi dan Multivariate”.Yogyakarta : Gaya Media
Tarigan, Robinson, 2010, Perencanaan PembangunanWilayah. Bumi Aksara,Jakarta
UNDP. 1990. Human Development Report. New York : Oxford University Press.
Wibowo. 2010. Analisis Data Penelitian. Yogyakarta
Published
12-08-2019
Issue
Vol. 3 No. 2 (2019): Jurnal Ekuilibrium Universitas Jember
Pages
1-14
License
Copyright (c) 2019 Jurnal Ekuilibrium Universitas Jember
How to Cite
Ratnasari, G. T., Wibisono, S., & Hanim, A. (2019). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia di Wilayah Eks Karesidenan Besuki. JURNAL EKUILIBRIUM, 3(2), 1–14.