Ferlianto Putro Dwi Nurwahyu
Universitas Jember
Badjuri
Universitas Jember
Moh. Adenan
Universitas Jember
DOI:
ABSTRACT
Equity of development is created when development is not only centered on growth centers, but through regional development. As has been applied by the government of Indonesia with the intensification of development programs in the region, especially the development of periphery areas. In order to smooth development in the region, then the region must have a good financial condition. In fact, the financial aspect is a central issue of local government in terms of revenue and expenditure for the sake of prospering the community. The purpose of this study is to know the magnitude of the influence of local revenues, general allocation funds, and gross regional domestic product to regional spending in East Java. And also see the variables that have the most dominant effect on regional expenditure. The method used is multiple linear regression using the classical assumption test (Ordinary Least Square) using panel data, the type of data used is secondary data include local revenue, general allocation funds, and regional gross domestic product to the regional expenditure of 2012-2016 . The result of data analysis with multiple linear regression obtained result from research indicate that local revenue, general allocation fund and gross regional domestic product have positive and significant influence to regional expenditure in East Java
ABSTRAK
Pemerataan pembangunan tercipta ketika pembangunan tidak hanya terpusat pada pusat-pusat pertumbuhan saja, melainkan melalui pembangunan wilayah di daerah. Sebagaimana yang telah diterapkan oleh pemerintah indonesia dengan digencarkannya program pembangunan di daerah, terutama pembangunan daerah pinggiran. Guna lancarnya pembangunan di daerah, maka daerah harus memiliki kondisi keuangan yang baik. Padahal, aspek keuangan merupakan masalah pokok pemerintah daerah dalam segi penerimaan maupun pengeluaran demi mensejahterakan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui besarnya pengaruh pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dan produk domestik regional bruto terhadap belanja daerah yang ada di Jawa Timur. Dan juga melihat variabel yang berpengaruh paling dominan terhadap belanja daerah. Metode yang digunakan adalah regresi liniear berganda dengan menggunakan uji asumsi klasik (Ordinary Least Square) dengan menggunakan data panel, jenis data yang digunakan adalah data sekunder meliputi pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dan produk domestik regional bruto terhadap belanja daerah tahun 2012-2016. Hasil analisa data dengan regresi linier berganda diperoleh hasil dari penelitian menunjukan bahwa pendapatan asli daerah, dana alokasi umum dan produk domestik regional bruto berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja daerah di Jawa Timur.
Keywords: Belanja Daerah, Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Produk Domestik Regional Bruto.
REFERENCES
Adisasmita, R. 2011. Pembiayaan Pembangunan Daerah. Yogyakarta : Graha Ilmu.
Boeke, J. H. 1953. Memperkenalkan Teori Pertumbuhan Ekonomi Ganda. Jakarta : YOI.
Chang, T., dan Y. Ho. 2002. Tax or Spend, What Cause What: Taiwan’s Experience. International Journal of Business and Economics. 1(2): 157-165.
Cheng, B. S. 1999. Casuality Between Taxes and Expenditure : Evidence from Latin American Countries. Journal of Economics and Finance. 23(2): 184-192.
Friedman, M. 1978. The Limitation of Tax Limitation. Policy Review. 5: 7-14.
Ghozali, Imam. 2005. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program Spss. Semarang : Badan Penerbit UNDIP.
Halim, A., dan S. Abdullah. 2004.Pengaruh Dana Alokasi Umum dan Pendapatan Asli Daerah Terhadap Belanja Pemda: Studi Kasus Kabupaten dan Kota di Jawa dan Bali. Jurnal EkonomiSTEI No.2 / Tahun XIII / 25.
Halim, A. 2007. Akuntansi Keuangan Daerah. Yogyakarta : Salemba Empat.
Himran, Y. dkk. 2014. Analisis Kinerja Keuangan dan Efektifitas Pengelolaan Keuangan Daerah Tahun 2007 – 2013 di Kabupaten Banggai. Jurnal Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Manado : Universitas Sam Ratulangi.
Holtz-Eaken, D. H., H. S. Rosen, dan S. Tilly. 1994. In Tertemporal Analysis of State an Local Government Spending: Theory and Test. Journal of Urban Economics. 35: 159-174.
Hoover, K. D., dan S. M. Sheffrin. 1992. Causation, Spending and Taxes: Sand in the Sandbox or Tax Collector for the Welfare State?. The American Economics Review. 82(1): 225-248.
Indiyani, D. A. 2014. Pengaruh PDRB , Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi umum, Dana Alokasi Khusus Terhadap Anggaran Belanja Modal. Jurnal Ekonomi.
Jhingan, M. I. 2010. Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.
Kaho, J. R. 2003. Prospek Otonomi Daerah di Negara Republik Indonesia Tentang
Published
16-4-2019
Issue
Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Ekuilibrium Universitas Jember
Pages
24-35
License
Copyright (c) 2019 Jurnal Ekuilibrium Universitas Jember
How to Cite
Nurwahyu, F. P. D., Badjuri, & Adenan, M. (2019). Analisis Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum dan Produk Domestik Regional Bruto Terhadap Belanja Daerah di Provinsi Jawa Timur. Jurnal Ekuilibrium, 3(1), 24–35.